Sabtu, 05 Agustus 2017

Visual Basic


Sejarah Visual Basic
Visual Basic adalah bahasa pemrograman yang paling awal dirancang pada tahun 1950-an dan dibuat semata-mata untuk memecahkan masalah matematika yang kompleks. Bahasa-bahasa tersebut agak membingungkan bagi orang awam. Namun hal itu bukanlah masalah berbesar, karena komputer hanya ditemukan di lembaga-lembaga riset besar. Lambat laut tentunya orang sadar bahwa teknologi komputer bisa berguna tidak hanya untuk melakukan perhitungan matematika, namun bisa berguna untuk bidang yang lain. Maka komputer pun mulai menjadi barang yang biasa ditemukan di lingkungan bisnis dan universitas. Dengan semakin banyaknya orang yang menggunakan komputer, semakin banyak pula orang yang sadar bahwa bahasa pemrograman yang rumit hanya akan menghambat perkembangan komputer itu sendiri. Pada tanggal 1 Mei 1964, penemu bahasa BASIC, yaitu Profesor John G. Kemeny dan Thomas E. Kurtz di Dartmouth College di New Hampshire menjalankan pertama kali program BASIC.
Bahasa BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code) merupakan bahasa tingkat tinggi yang berbentuk interpreter, yang memungkinkan untuk mengoperasikan komputer secara interaktif, program dapat ditulis, dijalankan, diubah dan dijalankan lagi tanpa harus melalui tahap kompilasi seperti pada bahasa tingkat tinggi lainnya yang berbentu compiler. Bahasa ini dirancang khusus untuk memudahkan tugas belajar memprogram.
Pada tahun 1975, Paul Allen, pemrogram muda yang bekerja ada perusahaan komputer Honeywall dengan teman masa kecilnya William Bill Gates menawarkan interpreter BASIC kepada Ed Robert, pemilik perusahaan MITS yang memproduksi komputer mikro Altair 8800 yang mempunyai RAM 4 KB. Kedua orang ini semasa di SMA sudah pernah mendirikan perusahaan dengan nama Traf-O-Data, tetapi tidak sukses.
Ed Robert berjanji akan membeli interpreter BASIC tersebut apabila ia bisa berjalan di atas komputer Altair. Paul Allen dan Bill Gates mengembangkan interpreter BASIC tersebut tanpa pernah melihat secara langsung bentuk dari komputer Altair, apalagi menggunakannya. Apa yang mereka andalkan adalah manual dari microprocessorIntel 8080 yang digunakan di Altair dan diagram dari komputer Altair itu sendiri. Untuk mengujinya, mereka menjalankan interpreter BASIC-nya pada komputer besar dan akhirnya merekam hasilnya ke pita kertas (paper tape). 
Ketika Paul Allen akan mendemonstrasikan hasil kerjanya pada Ed Robert, dia teringat bahwa belum ditulis suatu program loader untuk membaca dan meletakkan interpreter BASIC yang ada di paper tape ke dalam main memory Altair. Paul Allen langsung menulis program loader tersebut dalam bahasa mesin dan memanggil interpreter BASIC dari pita kertas. Setelah beberapa menit, program berhasil masuk ke main memory. Paul Allen menyadari bahwa dia dan Bill Gates telah membuat banyak kesalahan di sana-sini, walaupun demikian, interpreter BASIC ini akhirnya dapat berjalan juga di komputer mikro Altair dan Ed Robert jadi membelinya. Untuk kedua kalinya, Paul Allen dan Bill Gates mendirikan suatu perusahaan yang disebut dengan Microsoft, yang terkenal sampai sekarang. Inilah cikal bakal dari BASIC yang terkenal itu.
Beberapa tahun kemudian muncullah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang dengan menawarkan berbagai macam fungsi dalam pustakanya (library). Akan tetapi, untuk membuat sebuah aplikasi bisnis berbentuk grafik masih merupakan pekerjaaan yang cukup sulit untuk dilakukan. 
Jangankan aplikasi berbentuk grafik untuk menangani permasalahan mencetak data ke dalam printer saja sudah cukup untuk membuat pemrogram kesulitan. Belum lagi untuk membedakan antara printer satu dengan yang lainnya, walaupun keduanya mempunyai tipe yang sama, yaktu sama-sama dotmatrix, pemrogram harus terlebih dahulu membuat sebuah program yang mengakomodasi semua printer tersebut. Itulah gambaran kesulitan yang dialami oleh generasi pertama pemrogram. Dibutuhkan lebih dari 20 tahun untuk mendapatkan lingkungan pemrograman berbasis DOS yang cukup stabil.
Ketika komputer mikro tergusur oleh IBM PC, maka inilah zaman dimulainya era komputer pribadi (personal computer – PC) dengan antarmuka pemakai grafis (Graphical User Interface – GUI). Dengan munculnya Microsoft Windows, para pemakai PC bisa bekerja dalam lingkungan yang kaya grafis dan intuitif. Dengan GUI menyebabkan aplikasi-aplikasi jauh lebih mudah dipelajari dan dipakai. Hal ini sebagai ganti belajar mengetikkan dan menghafal perintah-perintah yang panjang, para pemakai cukup memilih sebuah menu dengan mengklik tombol mouse. 
Jendela-jendela pada layar memungkinkan pemakai untuk menjalankan lebih dari satu program secara bersamaan (multi-tasking). Kotak-kotak dialog muncul ketika sebuah program membutuhkan konfirmasi dari pemakai.
Pada tahun 1986, Dr. Bjarne Stroustrup meluncurkan bukunya yang sangat berpengaruh dengan judul The C++ Programming Language sebagai tanda dimulainya era pemrograman berorientasi objek (Object Programming Language -OOP). 
Pada tahun yang sama Intel meluncurkan microprocessor 32 bit yang pertama kali yakni 386. Banyak pemrogram profesional Amerika menggunakan bahasa C++ sebagai bahasa pemrogramannya ketika membangun suatu aplikasi yang berjalan di atas Windows. Pustaka-pustaka class (class library) dibangun untuk membantu kecepatan pengembangan suatu aplikasi. Terutama class yang berhubungan dengan objek.
Banyak orang percaya bahwa Windows mengawali masa berakhirnya pemrogram amatir. Dalam dunia MS-DOS, para profesional dalam di bidang non-komputer, biasanya mampu menulis aplikasi-aplikasi sederhana yang membantu mereka dalam pekerjaannya, merampingkan perhitungan yang membosankan, atau mengelola data dengan cepat. Jadi C++ bukanlah bahasa yang tepat untuk mereka. Karena yang mereka butuhkan adalah bahasa pemrograman yang cepat dan mudah dipelajari. Sementara C++ adalah bahasa yang benar-benar berbeda dengan bahasa C sebelumnya karena mengandung OOP. Pada waktu itu, sebagian besar pemrogram profesional membutuhkan waktu 6 bulan untuk akrab dengan konsep OOP seperti pengkapsulan (encapsulation), pewarisan (inheritance), dan polimorfisme (polymorphism). 
Namun bisakah setiap orang memahami hal-hal tersebut? Tentu tidak, apalagi tuntutan pemrograman dalam Windows begitu rumit bahkan untuk aplikasi yang paling sederhana sekalipun.
Tuntutan ini terjawab pada 1991, ketika Microsoft memperkenalkan Visual Basic versi 1.0. Sistem pemrograman Visual Basic mengemas kerumitan Windows dengan cara yang benar-benar menakjubkan. Sejumlah besar pemrogram yang kesulitan untuk mempelajari C++ atau pemrogram yang membutuhkan bahasa pemrograman yang lebih mudah dan lebih produktif untuk lingkungan Windows 3.0, dapat dengan mudah dan sukses pindah ke Visual Basic.
Dengan mengkombinasikan kemampuan bahasa Basic dan peranti desain visual, bahasa ini menyediakan kesederhanaan dan kemudahan pakai tanpa mengorbankan kinerja atau fasilitas grafis yang menyebabkan Windows menjadi lingkungan kerja yang begitu menyenangkan. Menu, tombol, textbox, font, dan semua elemen lainnya dengan mudah dapat dirancang. Dan semua fasilitas tersebut tidak membutuhkan lebih dari beberapa baris pemrograman.

Pengertian Visual Basic

Microsoft Visual Basic itu sering disebut atau disingkat dengan nama VB yang merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program perangkat lunak berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman (COM).
Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputerberbasis grafik dengan cepat.
Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.
Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi luar tambahan.
Dalam pemrograman untuk bisnis, Visual Basic memiliki pangsa pasar yang sangat luas. Sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2005 menunjukkan bahwa 62% pengembang perangkat lunak dilaporkan menggunakan berbagai bentuk Visual Basic, yang diikuti oleh C++, JavaScript, C#, dan Java
Bill Gates, pendiri Microsoft, memulai bisnis perangkat lunak dengan mengembangkan interpreter bahasa Basic untuk Altair 8800, untuk kemudian ia ubah agar dapat berjalan di atas IBM PC dengan sistem operasi DOS. Perkembangan berikutnya ialah diluncurkannya BASICA (basic-advanced) untuk DOS. Setelah BASICA, Microsoft meluncurkan Microsoft QuickBasic dan Microsoft Basic (dikenal juga sebagai Basic Compiler).
Visual Basic adalah pengembangan dari bahasa komputer BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code). Bahasa BASIC diciptakan oleh Professor John Kemeny dan Thomas Eugene Kurtz dari Perguruan Tinggi Dartmouth pada pertengahan tahun 1960-an. Bahasa program tersebut tersusun mirip dengan bahasa Inggris yang biasa digunakan oleh para programer untuk menulis program-program komputer sederhana yang berfungsi sebagai pembelajaran bagi konsep dasar pemrograman komputer.
Sejak saat itu, banyak versi BASIC yang dikembangkan untuk digunakan pada berbagai platform komputer, seperti Microsoft QBASIC, QUICKBASIC, GWBASIC, IBM BASICA, Apple BASIC dan lain-lain.
Apple BASIC dikembangkan oleh Steve Wozniak, mantan karyawan Hewlett Packard dan teman dekat Steve Jobs (pendiri Apple Inc.). Steve Jobs pernah bekerja dengan Wozniak sebelumnya (mereka membuat game arcade “Breakout” untuk Atari). Mereka mengumpulkan uang dan bersama-sama merakit PC, dan pada tanggal 1 April 1976 mereka secara resmi mendirikan perusahaan komputer Apple. Popularitas dan pemakaian BASIC yang luas dengan berbagai jenis komputer turut berperan dalam mengembangkan dan memperbaiki bahasa itu sendiri, dan akhirnya berujung pada lahirnya Visual Basic yang berbasis GUI (Graphic User Interface) bersamaan dengan Microsoft Windows. Pemrograman Visual Basic begitu mudah bagi pemula dan programer musiman karena ia menghemat waktu pemrograman dengan tersedianya komponen-komponen siap pakai.
Hingga akhirnya Visual Basic juga telah berkembang menjadi beberapa versi, sampai yang terbaru, yaitu Visual Basic 2010. Bagaimanapun juga Visual Basic 6.0 tetap menjadi versi yang paling populer karena mudah dalam membuat programnya dan ia tidak menghabiskan banyak memori.
Sejarah BASIC di tangan Microsoft sebagai bahasa yang diinterpretasi (BASICA) dan juga bahasa yang dikompilasi (BASCOM) membuat Visual Basic diimplementasikan sebagai gabungan keduanya. Programmer yang menggunakan Visual Basic bisa memilih kode bahasa pemrograman yang dikompilasi atau kode yang harus bahasa pemrograman yang diinterpretasikan sebagai hasil porting dari kode VB. Sayangnya, meskipun sudah terkompilasi jadi bahasa mesin, DLL bernama MSVBVMxx.DLL tetap dibutuhkan. Namun karakteristik bahasa terkompilasi tetap muncul (ia lebih cepat dari kalau kita pakai mode terinterpretasi)
Visual Basic 1.0 dikenalkan pada tahun 1991. Konsep pemrograman dengan metode drag-and-drop untuk membuat tampilan aplikasi Visual Basic ini diadaptasi dari prototypegenerator form yang dikembangkan oleh Alan Cooper dan perusahaannya, dengan nama Tripod. Microsoft kemudian mengontrak Cooper dan perusahaannya untuk mengembangkan Tripod menjadi sistem form yang dapat diprogram untuk Windows 3.0, di bawah kode nama Ruby.
Tripod tidak memiliki bahasa pemrograman sama sekali. Ini menyebabkan Microsoft memutuskan untuk mengkombinasikan Ruby dengan bahasa pemrograman Basic untuk membuat Visual Basic.

Perkembangan Visual Basic
1.     20 Mei 1991: Microsoft merilis Visual Basic versi 1.0 untuk Windows di Windows World 1991, Atlanta, Amerika Serikat. Programmer dapat membuat antar muka pengguna dengan mudah. Pembuatan aplikasi bisa lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Kode ditulis oleh programmer untuk memberikan aksi terhadap Event dari pengguna (bagaimana pengguna merespon kepada object yang terdapat di antar muka.
2.     2. 1 September 1992: Microsoft mengumumkan Microsoft Visual Basic for MS-DOS® dalam edisi Standard dan Professional. Seperti Visual Basic untuk Windows, versi ini mengkombinasikan kemudahan pendisainan secara grafis dengan kekuatan dan keunggulan dalam banyak hal di pemrograman
3.     2 November 1992: Microsoft mengumumkan kemampuan dari Visual Basic versi 2.0 untuk Windows pada edisi Professional dan Standard. Versi ini menyertakan lebih dari 300 fitur baru dan peningkatan untuk pengembangan aplikasi yang lebih cepat, pengaksesan ke fitur-fitur tingkat lanjut di Windows, dan produktivitas pengembang yang lebih besar lagi. Di antaranya: MDI Forms, ODBC, dan variabel
4.     14 Mei 1993: Microsoft mengumumkan Visual Basic versi 3.0 untuk edisi Standard dan Professional. Versi 3.0 menyediakan kemudahan akses ke berbagai sumber data yang banyak dengan mengintegrasikan mesin database Microsoft Access Database for Windows 1.1 dan kemampuan di bidang aplikasi melalui Object Linking and Embedding (OLE) 2.0. Juga ditambahkan tools baru berupa controls baru, penggunaan yang lebih mudah, dan sebuah peningkatan standarisasi control bagi
5.     29 Juni 1993: Microsoft mengumumkan bahwa Microsoft Visual Basic for Applications (VBA) akan diintegrasikan ke dalam Microsoft Excel 5.0 dan Microsoft Project 4.0. Visual Basic akan melayani bahasa Macro yang umum di versi yang akan datang dari aplikasi-aplikasi untuk Windows dan Macintosh. Fitur Macro yang umum untuk aplikasi dan OLE 2.0, keduanya merupakan elemen penting di visi dan strategi Microsoft untuk aplikasi yang dapat diprogram —yang akan memberikan kemampuan bagi pengguna untuk mengintegrasikan aplikasi-aplikasi, tugas-tugas otomatis, dan pembuatan solusi yang bersifat kostumais. VBA memiliki mesin pengembangan tangguh dan fleksibel yang sama yang membuat Visual Basic menjadi terkenal, teknologi pemrograman yang memperoleh
6.     14 November 1994: Visual Basic versi 4.0 untuk Windows didemonstrasikan di Fall/COMDEX ’94 di Las Vegas. Demonstrasi ini berfokus pada perannya sebagai aplikasi berbasis Windows 32-bit pertama yang menggunakan kontrol kostumais OLE (OCXs) — komponent perangkat lunak yang dapat digunakan kembali yang ditetapkan dengan spesifikasi OLE. Pada versi ini diperkenalkan: Class, OXC’s, dan programmer dapat membuat add-ins sendiri dengan
7.     12 September 1995: Visual Basic versi 4.0 untuk MS-DOS, Microsoft Windows NT®, dan Windows 95 diumumkan. Untuk meningkatkan edisi Standard dan Professional, maka Edisi Enterprise yang baru diperkenalkan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dan team pengembang. Semua versi menyertakan dukungan teknologi OLE yang lebih dikembangkan, perbaikan akses data, sebuah lingkungan pengembangan yang bersifat visual, dan migrasi ke Windows 95 dan Windows NT untuk aplikasi-aplikasi yang sudah
8.     7 Desember 1995: Microsoft mengumumkan Microsoft Visual Basic Scripting Edition (VBScript), sebuah bahasa skrip Internet berbasiskan pada Visual Basic. VBScript merupakan sebuah skrip dengan performansi yang tinggi yang didisain untuk membuat isi yang bersifat aktif pada suatu situs. VBScript membolehkan pengembang untuk mengaitkan dan mengotomatiskan berbagai jenis object di halaman situs, termasuk object OLE. VBScript menjadi sebuah spesifikasi yang diusulkan berlisensi gratis yang tersedia bagi komunitas
9.     3 Februari 1997: Microsoft membuka sistem pemrograman Visual Basic versi 5.0, Edisi Professional — tool versi terakhir yang paling terkenal di dunia untuk membangun aplikasi yang tangguh (Rapid Application Development RAD) tool. Fitur-fitur Visual Basic versi 5.0 terdiri dari sejumlah performansi yang signifikan dan peningkatan produktivitas yang akan membuat para pengembang lebih efisien dan fleksibel serta cepat dalam memberikan solusi bagi pengguna akhir. Fitur-fitur tingkat lanjut — seperti kompilasi berjenis native code, akses database berkecepatan tinggi, dan sebuah lingkungan pengembangan yang ditingkatkan — membuat Visual Basic versi 5.0 menjadi versi yang paling hebat. Sebagai tambahan, kemampuan teknologi pembuatan komponen Microsoft ActiveX® di Visual Basic versi 5.0 akan membolehkan lebih dari 3 juta pengembang menggunakan Visual Basic dalam membuat aplikasi yang berbasis pada komponen yang bertujuan untuk digunakan di Internet, intranets, dan lingkungan tradisional client/
10.            10 Maret 1997: Versi terakhir yang dirilis dari Visual Basic 5.0, Edisi Pembuatan Kontrol tersedia. Edisi Pembuatan Kontrol adalah cara mudah untuk membuat ActiveX Controls bagi Internet, intranets, dan aplikasi client/
11.            15 Juni 1998: Microsoft mengumumkan Visual Basic versi 6.0, dan dimasukkan ke dalam Microsoft Visual Studio® versi 6.0. Fitur-fitur Visual Basic versi 6.0 menyediakan pengaksesan data secara terintegrasi dan bersifat grafis ke sumber data (data source) ODBC atau OLE DB manapun, dan perangkat tambahan database yang didisain untuk database Oracle dan Microsoft SQL Server™. Fitur unggulan di versi ini adalah: ActiveX Data Objects (ADO) untuk memanipulasi dan membuat database. Fitur Pengembangan Situs membawa kemudahan dalam penggunaan, model pemrograman berbasis komponen dari Visual Basic untuk membuat HTML – dan Dynamic HTML (DHTML) – berbasis aplikasi. Fitur-fitur baru ini — dikombinasikan dengan optimisasi performansi, pengembangan aplikasi yang disederhanakan dan debugging, dan dukungan untuk Microsoft teknologi server — membuat Visual Basic versi 6.0 sebuah pilihan yang ideal untuk membangun aplikasi berskala
12.            2 September 1998: Visual Studio 6.0, solusi tool pengembangan lengkap berskala perusahaan tersedia. Visual Studio 6.0 menyertakan Visual Basic versi 6.0, Microsoft Visual C++®, Microsoft Visual FoxPro®, Microsoft Visual InterDev® Web, dan Microsoft Visual J++®. Bersamaan dengan diluncurkannya Developer Days ’98, lebih dari 115 perusahaan papan atas mengumumkan dukungan terhadap Visual Studio 6.
13.            28 April 1999: Lingkungan pengembangan VBA versi 6.0 dan Software Development Kit (SDK) VBA (SDK) versi 6.0 tersedia bagi vendor perangkat lunak pihak ketiga melalui program lisensi VBA. VBA 6.0 merupakan sebuah teknologi pengembangan yang tangguh untuk aplikasi yang dikemas secara kostumais dan merupakan sebuah komponen utama di Microsoft Office
14.            15 Februari 2000: Steve Ballmer, presiden yang baru saja ditunjuk dan CEO dari Microsoft Corporation, berbicara kepada lebih dari 2.000 pengembang dalam pidatonya pada Visual Basic Insiders Technical Summit (VBITS), menyatakan visi Microsoft terhadap situs yang dapat diprogram dan memaksa kembali komitmen perusahaan yang dalam terhadap para pengembang Visual
15.            11 Juli 2000: Microsoft menyampaikan Tool Platform .NET untuk XML Web Services. Dalam pidatonya yang ditujukan pada acara Microsoft Professional Developers Conference (PDC) 2000 yang kedelapan, Paul Maritz, wakil presiden kelompok dari Platforms Group di Microsoft, memperlihatkan Microsoft .NET Framework dan Microsoft Visual Studio .NET. Ini merupakan versi terakhir dari perangkat pengembangan yang digunakan di seluruh dunia, Visual Studio .NET menyediakan dukungan untuk pengembangan drag-and-drop terhadap XML Web Services. Secara bersama, kedua produk tersebut menyediakan produktivitas yang tinggi kepada para pengembang, suatu lingkungan yang terdiri dari banyak bahasa untuk pembangunan, pengantaran, dan pengintegrasian XML Web Services pada platform Microsoft .
16.            13 November 2000: Microsoft mengumumkan kemampuan Visual Studio .NET versi Beta 1. Dalam pidato acara COMDEX/Fall 2000, Bill Gates mengumumkan kemampuan versi beta pertama Visual Studio.NET dan .NET Framework, dua teknologi kunci untuk memungkinkan para pengembang membangun XML Web services pada platform .NET. XML Web services merupakan aplikasi dan komponen yang dibuat tersedia melewati situs dengan menggunakan XML dan Simple Object Access Protocol (SOAP), dan kunci yang dapat diprogram untuk membangun generasi masa depan Internet. Microsoft membuat Visual Studio .NET Beta 1 dan .NET Framework tersedia bagi jutaan pelanggan dan rekanan
17.             13 Februari 2002: Microsoft mengumumkan kemampuan dari Visual Studio .NET versi akhir.

Struktur Visual Basic

Agar dapat merancang program dengan baik dan terarah kita harus mengenal terlebih dahulu struktur pemrograman dalam Visual Basic. Secara umum struktur pemrograman Visual Basic terdiri atas dua bagian, yaitu :
1.     Bagian Deklarasi Program
Bagian ini merupakan bagian peletakkan semua deklarasi data yang akan digunakan. Secara umum kata cadangan yang merupakan bagian dari deklarasi adalah :
·        Deklarasi Dim atau Dimention
Adalah kata cadangan yang sering dipakan untuk
mendeklarasikan variable yang akan digunakan dalam Visual Basic. Pendeklarasian dengan pernyataan dim berlaku pada pemrograman modul, program dan sub program.
·        Deklarasi Public
Public merupakan pernyataan yang menggantikan global dalam Visual Basic. Pernyataan public menyatakan bahwa semua variable yang dideklarasikan oleh pernyataan ini dapat berlaku secara umum. Public merupakan pernyataan level modul, artinya pernyataan ini pada dasarnya dideklarasikan pada sebuah modul.
·        Deklarasi Private
Private menyatakan bahwa semua variabel yang dideklarasikan oleh pernyataan ini berlaku secara khusus (private). Pernyataan private merupakan pernyataan level sub_program, artinya pernyataan ini pada dasarnya dideklarasikan pada sebuah sub_program.
·        Deklarasi Static
Static sering digunakan untuk satu variabel agar tetap atau tidak berubah selama program dijalankan.
·        Deklarasi Const atau Constanta
Const atau constanta sering dipakai pada bagian deklarasi untuk memberikan harga konstan pada suatu variabel. Const merupakan pernyataan pada level modul, artinya pernyataan ini pada dasarnya dideklarasikan pada modul.
·        Deklarasi Type
Type dipakai pada bagian deklarasi untuk didefenisikan type data terdefenisi. Typemerupakan pernyataan level modul, artinya pada dasarnya dideklarasikan pada modul.
2.     Bagian Pernyataan Program
Program pada bagian ini ditulis pada jendela kode, jendela modul, maupun jendela sub-program. Program pada bagian ini dapat memuat pemrogram pengendali saat (Even Driver Programming) yang merupakan kelebihan yang dimiliki Visual Basic.

a.       Struktur Pengambilan Keputusan

Berikut ini adalah struktur pengambilan keputusan didalam bahasa pemrogramman VISUAL BASIC:
1.      If … Then
Struktur ini digunakan untuk mengeksekusi satu atau lebih perintah lyang menyatakan keadaan. Struktur if … then dalam Visual Basic ditulis dalam dua cara:
–          If <kondisi> Then perintah (digunakan untuk perintah satu baris)
–          If <kondisi> Then
Perintah
End if
2.      If … Then … Else
Struktur jenis ini mirip dengan struktur if … then, hanya saja digunakan untuk banyak blok perintah. Standar penulisannya adalah:
If <kondisi> Then
{satu atau lebih pernyataan program}
[ Else if <kondisi> Then
{satu atau lebih pernyataan program}
[ Else
{satu atau lebih pernyataan program}
End if
3.      Select case
Struktur jenis ini mirip dengan struktur if … then atau If … Then … Else, hanya saja digunakan untuk pemilihan dimana aksi yang akan dilakukan hanya bergantu pada nilai dari satu macam variabel. Standar penulisannya adalah:
Select case <kondisi yang dicoba>
Case <kondisi 1>
{satu atau lebih pernyataan program}
Case <kondisi 2>
{satu atau lebih pernyataan program}
End select
Visual Basic pertama kali akan menguji kondisi pertama, jika bernilai salah (false) maka akan diuji terus kondisi berikutnya sampai ditemukan kondisi yang bernilai benar.

b.      Struktur Perulangan

Struktur perulangan digunakan untuk mengulang sebagian dari rutin, sehingga pemakai tidak perlu menulis ulang rutin sebanyak perulangan yang diinginkan. Beberapa jenis struktur control perulangan adalah sebagai berikut:
1.     Do … Loop
Stuktur ini digunakan untuk mengulang sebuah blok perintah sampai jumlah tertentu. Untuk menghentikan perulangan digunakan suatu kondisi tertentu. Nilai kondisi ini seperti halnya pada struktur kontrol if … then, yang mempunyai hasil akhir berupa benar (true) atau salah (false). Dalam hal ini struktur do … loop akan meneruskan perulangan selana kondisi masih benar. Standar penulisannya adalah:
Do … White <kondisi>
              Perintah

Loop

Bentuk lain dari struktur do…loop adalah mengeksekusi dulu perintah, menjalankan pengujian diakhir eksekusi. Dengan menggunakan perintah ini maka setidaknya blok perintah sudah pernah dieksekusi. Penulisan rutinnya adalah:

Do
            Perintah
Loop White <kondisi>
Dua alternatif lain dari struktur kontrol perulangan dengan do…loop akan melakukan pengulangan jika hasil pengujian salah.
Do Until <kondisi>
        Perintah
Loop
     Pada struktur kontrol di bawah ini minimal eksekusi yang dilakukan pada blok perintah adalah satu kali.
Do
        Perintah
Loop Until <kondisi>
1.     For … Next
Pada struktur kontrol for…Next, tidak perlu menuliskan sebuah kondisi untuk diuji oleh Visual Basic. Yang perlu ditulis adalah nilai awal dan akhir variabel penghitung.
For Variabel =awal To akhir (stel Pertambahan)
Perintah
Next (variabel)
·        For Each … Next
Struktur ini digunakan untuk mengulang sekelompok atau sebagian perintah bagi tiap elemen pada suatu koleksi objek. Struktur kontrolnya adalah:      For Each elemen in group
Perintah
Next Elemen





Komponen Visual Basic

Beberapa Fungsi Komponen-Komponen VB :
1.   Text Box               : Text box merupakan kontrol yang dipakai sebagai tempat untuk mengisi maupun menampilkan data. Contohnya pada aplikasi penjualan ini yaitu text box diisi dengan nama-nama stock barang yang akan disimpan ke dalam database.
2.   Label                   : Label merupakan kontrol yang dipakai sebagai tempat untuk menampilkan keterangan.
3.   Command Botton : Command button merupakan kontrolyang dipakai sebagai tombol untuk melakukan sebuah proses.
4.   Combo Box                   : Combo box merupakan kontrol yang dipakai sebagai tempat untuk menampilkan daftar pilihan. Dengan combo box kita tinggal memilih pilihan yang ada pada combo box tersebut.
5.   List Box               : List Box memiliki fungsi yang hamper sama dengan combo box, yaitu menampilkan daftar. Perbedaannya, pada combo box hanya satu pilihan yang terlihat sebelum combo box diklik, sedangkan pada list box dapat menampilkan beberapa pilihan.
6.   Option Botton      : Option button berfungsi untuk menampilkan daftar pilihan.
7.   Frame                  : Frame berfungsi untuk mengelompokan kontrol-kontrol pada form menjadi satu bagian.
8.   List Box                : Digunakan Untuk Menampilkan Daftar Pilihan Yang Bisa Digulung.
9.   Hscroll bar                    : Untuk Penggulungan Dengan Langkah Lebar Dengan Indikasi Posisi Pemilihan Dlm Posisi Horizontal.
10.               Vscroll bar : Untuk Penggulungan Dengan Langkah Lebar Mengindikasikan Posisi Pemilihannya Vertical.
11.               Timer         : Untuk Penghitung Waktu Event Dalam Interval Yang Ditentukan.
12.               Drive list box : Untuk Menampilkan Disk Drive Yang Di Miliki Komputer.
13.               Dir list box    : Menampilkan Direktori Dan Path.
14.               File list box    : Menampilkan Sebuah Daftar File.
15.               Shape            : Untuk Memasang Kontrol Yang Mampu Menghasilkan Sarana Agar Peamakia Bisa Menggambar Berbagai Bentuk.



Kelebihan Dan Kekurangan Visual Basic

Kelebihan Dan Kekurangan Menggunakan Visual Basic

Ø Kelebihan Menggunakan Visual Basic

      Visual Basic mempunyai banyak kelebihan dibandingkan Software/bahasa pemograman yang lain. Dibawah ini adalah beberapa keuntungan tersebut:

Kurva pembelajaran dan pengembangan yang lebih singkat dibandingkan bahasa pemograman yang lain seperti C/C++, Delphi atau bahkan PowerBuilder sekalipun. Menghilangkan kompleksitas pemanggilan fungsi Windows API, karena banyak fungsi-fungsi tersebut sudah di-"embeded" ke dalam syntax Visual Basic.
Cocok digunakan untuk mengembangkan aplikasi/program yang bersifat "Rapid Application Development".
Juga sangat cocok digunakan untuk membuat program/aplikasi Bisnis. Digunakan oleh hampir semua keluarga Microsoft Office sebagai bahasa Macro-nya, segera akan diikuti oleh yang lain.
Dapat membuat ActiveX Control. Dapat menggunakan OCX/Komponen yang disediakan oleh pihak ketiga ("third party") sebagai "tool" pengembangan. Menyediakan wizard yang sangat berguna untuk mempersingkat/mempermudah pengembangan aplikasi
Mendekati Object Oriented Programming
Dapat di-integrasikan dengan Internet, baik itu pada sisi Client maupun pada sisi Serverm Dapat membuat ActiveX Automation Server
Integrasi dengan Microsoft Transaction Server
. Dapat menjalankan server tersebut dari mesin yang sama atau bahkan dari mesin/komputer yang lain.

Ø Kekurangan/Kelemahan Visual Basic 

Walaupun Visual Basic mempunyai banyak kelebihan, tetapi tetap saja mempunyai kekurangan/kelemahan. Kelemahan-kelemahan ini sebenarnya disebabkan oleh keterbatasan Visual Basic dalam "mengambil" fungsi-fungsi yang bersifat low-level yang berhubungan dengan Hardware maupun Operating System (Windows) itu sendiri, antara lain: 

File Distribusi runtime-nya lebih besar dari kepunyaan C/C++.  

Tidak mempunyai fungsi-fungsi untuk mengambil feature-feature dari OS sebanyak C/C++.



Variabel dan Tipe Data Visual Basic.NET
Tipe data merupakan suatu variabel digunakan untuk mengatur jenis data yang dibutuhkan untuk menyimpan nilai2 didalam memory computer Pendeklarasian tipe data menggunakan perintah As Contoh:
Dim jumlah As Integer
Tipe data pada visual basic terdiri dari: Integer     è Angka String      è karakter Boolean   è untuk nilai logika Date        è untuk tanggal Object     è  untuk menyimpan data berupa obyek Currency è tipe data untuk nilai mata uang Decimal  è tipe data untuk bilangan desimal  Variant   è Merupakan tipe data yang umum dimana semua data dapat di tampung ke dalam variabel yang bertipe data ini. Jadi bila ada suatu variabel yang deklarasinya tanpa menggunakan perintah As maka default dari tipe data yang digunakan adalah variant
Contoh: Private sub Form_Activate( )
Dim harga, jumlah, Total_Harga …… …… End sub
Untuk mendeklarasikan suatu variabel dalam visual basic untuk tipe data yang bukan variant harus menggunakan perintah Private, Dim,  Public atau Static Tipe data buatan sendiri Selain tipe data yang sudah disediakan oleh VB kita dapat membuat sendiri tipe data baru dengan mengambil salah satu atau  beberapa tipe data standar yang telah disediakan. Untuk pendeklarasian tipe data ini digunakan perintah Type setelah kata Public atau Private Secara umum penulisan tipe data ini Private Type …… ….. End Type Atau Public Type …. ….. End type Contoh: Private Type Data_Karyawan Nama           As String * 5 Alamat         As String * 30 ….. End Type Variabel Variabel merupakan suatu tempat dalam memori computer yang digunakan untuk menyimpan sementara data-data yang dioperasikan. Beberapa syarat dalam menuliskan nama suatu variabel:
·        Harus dimulai dengan huruf abjad
·        Panjang tidak boleh melebihi dari 255 karakter
·        Nama harus unik atau tidak boleh sama dalam sebuah lingkup variabel Bentuk penulisan: Dim namavariabel As tipevariabel
Contoh: Dim nama As string * 5 Ruang lingkup variabel Ada tiga level yaitu level Lokal (procedur), level form /modul, dan level global(aplikasi) Variabel local yaitu variabel yang hanya digunakan dalam lingkup local atau procedure, variabel ini pendeklarasiannya menggunakan perintah Dim, Private atau Static
Contoh: Private sub command1_click( ) Dim Nip As Integer Dim Nama As String … … End sub Variabel form/modul yaitu varibel yang hanya digunakan dalam lingkup form atau pada objek general, variabel ini pendeklarasiannya menggunakan perintah Dim, Private atau Static Variabel global yaitu variabel digunakan dalam lingkup local dan Form, variabel ini pendeklarasiannya menggunakan perintah Public atau Global Contoh Public Namasiswa As string Global Namasiswa As string Operator Operator penugasan Operator ini digunakan untuk memasukkan data ke dalam suatu variabel, operator ini biasa menggunakan tanda ( = ) Operator aritmatika Operator yang digunakan untuk perhitungan matematika, operator ini biasa menggunakan tanda ^, -, *dan /, + Operator pembanding Operator yang digunakan untuk membandingkan satu nilai dengan nilai yang lain dan akan mendapatkan hasil true (benar) atau false (salah), operator ini biasa menggunakan tanda =, >,<,>=,<=, < > Operator logika Operator yang digunakan untuk membandingkan satu nilai dengan nilai yang lain dan akan mendapatkan hasil true (benar) atau false (salah), operator ini biasa menggunakan tanda and, or, not.

Batasan Data dalam Visual Basic.NET
Data yang digunakan dalam visual basic mempunyai batasan-batasan yang ditentukan oleh besarnya tempat yang disediakan oleh penyimpanannya dalam memory. Adapun batasan-batasan data tersebut dapat dilihat pada tabel berikut ini.

Tabel Type Data
Jenis Data
Ukuran
Range/Batasan
Byte
1 byte
0 sampai dengan 255
Boolean
2 bytes
True atau False
Integer
2 bytes
-32, 68 sampai dengan 32, 767
Long (Long Integer)
4 bytes
-2, 147, 483, 648, sampai dengan 2, 147, 483, 647
Single (Single-Precision-Floating-Point)
4 bytes
Negatif : -3,402823E38 sampai dengan 1,401298E45
Positif : 1,4.1298E45 sampai dengan 3,402523E8
Date
8 bytes
1 Januari 100 sampai dengan 1 Desember 9999
Object
1 byte
Semua referensi object
String (Variable-Length)
10 bytes + panjang string
0 sampai kira-kira 2 milyar
String (Fixed-Length)
Sepanjang string
1 sampai kira-kira 65,400
Variant (with numbers)
16 bytes
Semua numeric sesuai batasan pada jenis data double
Variant (with characters)
22 bytes + panjang string
Batasannya sama seperti panjang variable string yaitu 0 sampai kira-kira 2 billion
User defined
(Menggunakan type)
Sebesar elemen yang dibutuhkan
Setiap elemen sama batasannya dengan jenis datanya






Tidak ada komentar:

Posting Komentar