Sejarah
Visual Basic
Visual Basic adalah bahasa pemrograman yang paling awal dirancang
pada tahun 1950-an dan dibuat semata-mata untuk memecahkan masalah matematika
yang kompleks. Bahasa-bahasa tersebut agak membingungkan bagi orang awam. Namun
hal itu bukanlah masalah berbesar, karena komputer hanya ditemukan di
lembaga-lembaga riset besar. Lambat laut tentunya orang sadar bahwa teknologi
komputer bisa berguna tidak hanya untuk melakukan perhitungan matematika, namun
bisa berguna untuk bidang yang lain. Maka komputer pun mulai menjadi barang
yang biasa ditemukan di lingkungan bisnis dan universitas. Dengan semakin
banyaknya orang yang menggunakan komputer, semakin banyak pula orang yang sadar
bahwa bahasa pemrograman yang rumit hanya akan menghambat perkembangan komputer
itu sendiri. Pada tanggal 1 Mei 1964, penemu bahasa BASIC, yaitu Profesor John
G. Kemeny dan Thomas E. Kurtz di Dartmouth College di New Hampshire menjalankan
pertama kali program BASIC.
Bahasa BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code)
merupakan bahasa tingkat tinggi yang berbentuk interpreter, yang memungkinkan
untuk mengoperasikan komputer secara interaktif, program dapat ditulis,
dijalankan, diubah dan dijalankan lagi tanpa harus melalui tahap kompilasi
seperti pada bahasa tingkat tinggi lainnya yang berbentu compiler. Bahasa ini
dirancang khusus untuk memudahkan tugas belajar memprogram.
Pada tahun 1975, Paul Allen,
pemrogram muda yang bekerja ada perusahaan komputer Honeywall dengan teman masa
kecilnya William Bill Gates menawarkan interpreter BASIC kepada Ed Robert,
pemilik perusahaan MITS yang memproduksi komputer mikro Altair 8800 yang
mempunyai RAM 4 KB. Kedua orang ini semasa di SMA sudah pernah mendirikan
perusahaan dengan nama Traf-O-Data, tetapi tidak sukses.
Ed Robert berjanji akan membeli interpreter BASIC tersebut apabila
ia bisa berjalan di atas komputer Altair. Paul Allen dan Bill Gates
mengembangkan interpreter BASIC tersebut tanpa pernah melihat secara langsung
bentuk dari komputer Altair, apalagi menggunakannya. Apa yang mereka andalkan
adalah manual dari microprocessorIntel 8080 yang digunakan di Altair dan
diagram dari komputer Altair itu sendiri. Untuk mengujinya, mereka menjalankan
interpreter BASIC-nya pada komputer besar dan akhirnya merekam hasilnya ke pita
kertas (paper tape).
Ketika Paul Allen akan mendemonstrasikan hasil kerjanya pada Ed
Robert, dia teringat bahwa belum ditulis suatu program loader untuk membaca dan
meletakkan interpreter BASIC yang ada di paper tape ke dalam main memory
Altair. Paul Allen langsung menulis program loader tersebut dalam bahasa mesin
dan memanggil interpreter BASIC dari pita kertas. Setelah beberapa menit,
program berhasil masuk ke main memory. Paul Allen menyadari bahwa dia dan Bill
Gates telah membuat banyak kesalahan di sana-sini, walaupun demikian,
interpreter BASIC ini akhirnya dapat berjalan juga di komputer mikro Altair dan
Ed Robert jadi membelinya. Untuk kedua kalinya, Paul Allen dan Bill Gates
mendirikan suatu perusahaan yang disebut dengan Microsoft, yang terkenal sampai
sekarang. Inilah cikal bakal dari BASIC yang terkenal itu.
Beberapa tahun kemudian
muncullah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang dengan menawarkan berbagai
macam fungsi dalam pustakanya (library). Akan tetapi, untuk membuat sebuah
aplikasi bisnis berbentuk grafik masih merupakan pekerjaaan yang cukup sulit
untuk dilakukan.
Jangankan aplikasi berbentuk grafik untuk menangani permasalahan
mencetak data ke dalam printer saja sudah cukup untuk membuat pemrogram
kesulitan. Belum lagi untuk membedakan antara printer satu dengan yang lainnya,
walaupun keduanya mempunyai tipe yang sama, yaktu sama-sama dotmatrix,
pemrogram harus terlebih dahulu membuat sebuah program yang mengakomodasi semua
printer tersebut. Itulah gambaran kesulitan yang dialami oleh generasi pertama
pemrogram. Dibutuhkan lebih dari 20 tahun untuk mendapatkan lingkungan
pemrograman berbasis DOS yang cukup stabil.
Ketika komputer mikro tergusur oleh IBM PC, maka inilah zaman
dimulainya era komputer pribadi (personal computer – PC) dengan antarmuka
pemakai grafis (Graphical User Interface – GUI). Dengan munculnya Microsoft
Windows, para pemakai PC bisa bekerja dalam lingkungan yang kaya grafis dan
intuitif. Dengan GUI menyebabkan aplikasi-aplikasi jauh lebih mudah dipelajari
dan dipakai. Hal ini sebagai ganti belajar mengetikkan dan menghafal
perintah-perintah yang panjang, para pemakai cukup memilih sebuah menu dengan
mengklik tombol mouse.
Jendela-jendela pada layar memungkinkan pemakai untuk menjalankan
lebih dari satu program secara bersamaan (multi-tasking). Kotak-kotak dialog
muncul ketika sebuah program membutuhkan konfirmasi dari pemakai.
Pada tahun 1986, Dr. Bjarne
Stroustrup meluncurkan bukunya yang sangat berpengaruh dengan judul The C++
Programming Language sebagai tanda dimulainya era pemrograman berorientasi
objek (Object Programming Language -OOP).
Pada tahun yang sama Intel meluncurkan microprocessor 32 bit yang
pertama kali yakni 386. Banyak pemrogram profesional Amerika menggunakan bahasa
C++ sebagai bahasa pemrogramannya ketika membangun suatu aplikasi yang berjalan
di atas Windows. Pustaka-pustaka class (class library) dibangun untuk membantu
kecepatan pengembangan suatu aplikasi. Terutama class yang berhubungan dengan
objek.
Banyak orang percaya bahwa Windows mengawali masa berakhirnya
pemrogram amatir. Dalam dunia MS-DOS, para profesional dalam di bidang
non-komputer, biasanya mampu menulis aplikasi-aplikasi sederhana yang membantu
mereka dalam pekerjaannya, merampingkan perhitungan yang membosankan, atau
mengelola data dengan cepat. Jadi C++ bukanlah bahasa yang tepat untuk mereka.
Karena yang mereka butuhkan adalah bahasa pemrograman yang cepat dan mudah
dipelajari. Sementara C++ adalah bahasa yang benar-benar berbeda dengan bahasa
C sebelumnya karena mengandung OOP. Pada waktu itu, sebagian besar pemrogram
profesional membutuhkan waktu 6 bulan untuk akrab dengan konsep OOP seperti
pengkapsulan (encapsulation), pewarisan (inheritance), dan polimorfisme
(polymorphism).
Namun bisakah setiap orang memahami hal-hal tersebut? Tentu tidak,
apalagi tuntutan pemrograman dalam Windows begitu rumit bahkan untuk aplikasi
yang paling sederhana sekalipun.
Tuntutan ini terjawab pada
1991, ketika Microsoft memperkenalkan Visual Basic versi 1.0. Sistem
pemrograman Visual Basic mengemas kerumitan Windows dengan cara yang
benar-benar menakjubkan. Sejumlah besar pemrogram yang kesulitan untuk
mempelajari C++ atau pemrogram yang membutuhkan bahasa pemrograman yang lebih
mudah dan lebih produktif untuk lingkungan Windows 3.0, dapat dengan mudah dan
sukses pindah ke Visual Basic.
Dengan mengkombinasikan kemampuan bahasa Basic dan peranti desain
visual, bahasa ini menyediakan kesederhanaan dan kemudahan pakai tanpa
mengorbankan kinerja atau fasilitas grafis yang menyebabkan Windows menjadi
lingkungan kerja yang begitu menyenangkan. Menu, tombol, textbox, font, dan
semua elemen lainnya dengan mudah dapat dirancang. Dan semua fasilitas tersebut
tidak membutuhkan lebih dari beberapa baris pemrograman.
Pengertian Visual Basic
Microsoft Visual Basic itu sering disebut atau
disingkat dengan nama VB yang
merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Integrated
Development Environment (IDE) visual
untuk membuat program perangkat
lunak berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman (COM).
Visual Basic
merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan
pengembangan perangkat lunak komputerberbasis grafik dengan
cepat.
Beberapa bahasa
skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual
Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic,
tetapi cara kerjanya yang berbeda.
Para
programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang
disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan
Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan
deklarasi fungsi luar tambahan.
Dalam
pemrograman untuk bisnis, Visual Basic memiliki pangsa pasar yang sangat luas. Sebuah survey yang dilakukan
pada tahun 2005 menunjukkan
bahwa 62% pengembang perangkat lunak dilaporkan menggunakan berbagai bentuk
Visual Basic, yang diikuti oleh C++, JavaScript, C#, dan Java
Bill Gates,
pendiri Microsoft, memulai bisnis perangkat lunak dengan
mengembangkan interpreter bahasa Basic untuk Altair
8800, untuk kemudian ia ubah agar dapat berjalan di atas IBM PC dengan
sistem operasi DOS. Perkembangan berikutnya ialah diluncurkannya BASICA (basic-advanced)
untuk DOS. Setelah BASICA, Microsoft meluncurkan Microsoft QuickBasic dan
Microsoft Basic (dikenal juga sebagai Basic Compiler).
Visual Basic
adalah pengembangan dari bahasa komputer BASIC (Beginner’s
All-purpose Symbolic Instruction Code). Bahasa BASIC diciptakan oleh
Professor John Kemeny dan Thomas Eugene Kurtz dari Perguruan Tinggi
Dartmouth pada pertengahan tahun 1960-an. Bahasa program tersebut
tersusun mirip dengan bahasa Inggris yang biasa digunakan oleh para programer
untuk menulis program-program komputer sederhana yang berfungsi sebagai
pembelajaran bagi konsep dasar pemrograman komputer.
Sejak saat
itu, banyak versi BASIC yang dikembangkan untuk digunakan pada
berbagai platform komputer, seperti Microsoft QBASIC, QUICKBASIC, GWBASIC,
IBM BASICA, Apple BASIC dan lain-lain.
Apple BASIC
dikembangkan oleh Steve Wozniak, mantan karyawan Hewlett Packard dan
teman dekat Steve Jobs (pendiri Apple Inc.). Steve Jobs pernah
bekerja dengan Wozniak sebelumnya (mereka membuat game arcade “Breakout” untuk
Atari). Mereka mengumpulkan uang dan bersama-sama merakit PC, dan pada tanggal 1
April 1976 mereka secara resmi mendirikan perusahaan komputer Apple.
Popularitas dan pemakaian BASIC yang luas dengan berbagai jenis komputer turut
berperan dalam mengembangkan dan memperbaiki bahasa itu sendiri, dan akhirnya
berujung pada lahirnya Visual Basic yang berbasis GUI (Graphic
User Interface) bersamaan dengan Microsoft Windows. Pemrograman Visual
Basic begitu mudah bagi pemula dan programer musiman karena ia menghemat waktu
pemrograman dengan tersedianya komponen-komponen siap pakai.
Hingga
akhirnya Visual Basic juga telah berkembang menjadi beberapa versi, sampai yang
terbaru, yaitu Visual Basic 2010. Bagaimanapun juga Visual Basic 6.0 tetap
menjadi versi yang paling populer karena mudah dalam membuat programnya dan ia
tidak menghabiskan banyak memori.
Sejarah BASIC
di tangan Microsoft sebagai bahasa yang diinterpretasi (BASICA) dan juga bahasa
yang dikompilasi (BASCOM) membuat Visual Basic diimplementasikan sebagai
gabungan keduanya. Programmer yang menggunakan Visual Basic bisa
memilih kode bahasa pemrograman yang dikompilasi atau kode yang harus bahasa
pemrograman yang diinterpretasikan sebagai hasil porting dari kode
VB. Sayangnya, meskipun sudah terkompilasi jadi bahasa mesin, DLL bernama MSVBVMxx.DLL tetap dibutuhkan. Namun karakteristik bahasa terkompilasi
tetap muncul (ia lebih cepat dari kalau kita pakai mode terinterpretasi)
Visual Basic
1.0 dikenalkan pada tahun 1991. Konsep pemrograman dengan metode drag-and-drop untuk
membuat tampilan aplikasi Visual Basic ini diadaptasi dari prototypegenerator form yang
dikembangkan oleh Alan Cooper dan perusahaannya, dengan nama Tripod.
Microsoft kemudian mengontrak Cooper dan perusahaannya untuk mengembangkan
Tripod menjadi sistem form yang dapat diprogram untuk Windows
3.0, di bawah kode nama Ruby.
Tripod tidak
memiliki bahasa pemrograman sama sekali. Ini menyebabkan Microsoft memutuskan
untuk mengkombinasikan Ruby dengan bahasa pemrograman Basic untuk membuat
Visual Basic.
Perkembangan Visual Basic
1. 20 Mei 1991: Microsoft merilis Visual Basic versi
1.0 untuk Windows di Windows World 1991, Atlanta, Amerika Serikat. Programmer
dapat membuat antar muka pengguna dengan mudah. Pembuatan aplikasi bisa lebih
cepat dibandingkan sebelumnya. Kode ditulis oleh programmer untuk memberikan aksi
terhadap Event dari pengguna (bagaimana pengguna merespon kepada object yang
terdapat di antar muka.
2. 2. 1 September 1992: Microsoft mengumumkan
Microsoft Visual Basic for MS-DOS® dalam edisi Standard dan Professional.
Seperti Visual Basic untuk Windows, versi ini mengkombinasikan kemudahan
pendisainan secara grafis dengan kekuatan dan keunggulan dalam banyak hal di
pemrograman
3. 2 November 1992: Microsoft mengumumkan kemampuan
dari Visual Basic versi 2.0 untuk Windows pada edisi Professional dan Standard.
Versi ini menyertakan lebih dari 300 fitur baru dan peningkatan untuk
pengembangan aplikasi yang lebih cepat, pengaksesan ke fitur-fitur tingkat
lanjut di Windows, dan produktivitas pengembang yang lebih besar lagi. Di
antaranya: MDI Forms, ODBC, dan variabel
4. 14 Mei 1993: Microsoft mengumumkan Visual Basic
versi 3.0 untuk edisi Standard dan Professional. Versi 3.0 menyediakan
kemudahan akses ke berbagai sumber data yang banyak dengan mengintegrasikan
mesin database Microsoft Access Database for Windows 1.1 dan kemampuan di
bidang aplikasi melalui Object Linking and Embedding (OLE) 2.0. Juga
ditambahkan tools baru berupa controls baru, penggunaan yang lebih mudah, dan
sebuah peningkatan standarisasi control bagi
5. 29 Juni 1993: Microsoft mengumumkan bahwa
Microsoft Visual Basic for Applications (VBA) akan diintegrasikan ke dalam
Microsoft Excel 5.0 dan Microsoft Project 4.0. Visual Basic akan melayani
bahasa Macro yang umum di versi yang akan datang dari aplikasi-aplikasi untuk
Windows dan Macintosh. Fitur Macro yang umum untuk aplikasi dan OLE 2.0,
keduanya merupakan elemen penting di visi dan strategi Microsoft untuk aplikasi
yang dapat diprogram —yang akan memberikan kemampuan bagi pengguna untuk
mengintegrasikan aplikasi-aplikasi, tugas-tugas otomatis, dan pembuatan solusi
yang bersifat kostumais. VBA memiliki mesin pengembangan tangguh dan fleksibel
yang sama yang membuat Visual Basic menjadi terkenal, teknologi pemrograman
yang memperoleh
6. 14 November 1994: Visual Basic versi 4.0 untuk
Windows didemonstrasikan di Fall/COMDEX ’94 di Las Vegas. Demonstrasi ini
berfokus pada perannya sebagai aplikasi berbasis Windows 32-bit pertama yang
menggunakan kontrol kostumais OLE (OCXs) — komponent perangkat lunak yang dapat
digunakan kembali yang ditetapkan dengan spesifikasi OLE. Pada versi ini
diperkenalkan: Class, OXC’s, dan programmer dapat membuat add-ins sendiri
dengan
7. 12 September 1995: Visual Basic versi 4.0 untuk
MS-DOS, Microsoft Windows NT®, dan Windows 95 diumumkan. Untuk meningkatkan
edisi Standard dan Professional, maka Edisi Enterprise yang baru diperkenalkan
untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dan team pengembang. Semua versi
menyertakan dukungan teknologi OLE yang lebih dikembangkan, perbaikan akses
data, sebuah lingkungan pengembangan yang bersifat visual, dan migrasi ke
Windows 95 dan Windows NT untuk aplikasi-aplikasi yang sudah
8. 7 Desember 1995: Microsoft mengumumkan Microsoft
Visual Basic Scripting Edition (VBScript), sebuah bahasa skrip Internet
berbasiskan pada Visual Basic. VBScript merupakan sebuah skrip dengan
performansi yang tinggi yang didisain untuk membuat isi yang bersifat aktif
pada suatu situs. VBScript membolehkan pengembang untuk mengaitkan dan
mengotomatiskan berbagai jenis object di halaman situs, termasuk object OLE.
VBScript menjadi sebuah spesifikasi yang diusulkan berlisensi gratis yang
tersedia bagi komunitas
9. 3 Februari 1997: Microsoft membuka sistem
pemrograman Visual Basic versi 5.0, Edisi Professional — tool versi terakhir
yang paling terkenal di dunia untuk membangun aplikasi yang tangguh (Rapid
Application Development RAD) tool. Fitur-fitur Visual Basic versi 5.0 terdiri
dari sejumlah performansi yang signifikan dan peningkatan produktivitas yang
akan membuat para pengembang lebih efisien dan fleksibel serta cepat dalam
memberikan solusi bagi pengguna akhir. Fitur-fitur tingkat lanjut — seperti
kompilasi berjenis native code, akses database berkecepatan tinggi, dan sebuah
lingkungan pengembangan yang ditingkatkan — membuat Visual Basic versi 5.0
menjadi versi yang paling hebat. Sebagai tambahan, kemampuan teknologi
pembuatan komponen Microsoft ActiveX® di Visual Basic versi 5.0 akan
membolehkan lebih dari 3 juta pengembang menggunakan Visual Basic dalam membuat
aplikasi yang berbasis pada komponen yang bertujuan untuk digunakan di
Internet, intranets, dan lingkungan tradisional client/
10.
10 Maret 1997:
Versi terakhir yang dirilis dari Visual Basic 5.0, Edisi Pembuatan Kontrol
tersedia. Edisi Pembuatan Kontrol adalah cara mudah untuk membuat ActiveX
Controls bagi Internet, intranets, dan aplikasi client/
11.
15 Juni 1998:
Microsoft mengumumkan Visual Basic versi 6.0, dan dimasukkan ke dalam Microsoft
Visual Studio® versi 6.0. Fitur-fitur Visual Basic versi 6.0 menyediakan
pengaksesan data secara terintegrasi dan bersifat grafis ke sumber data (data
source) ODBC atau OLE DB manapun, dan perangkat tambahan database yang didisain
untuk database Oracle dan Microsoft SQL Server™. Fitur unggulan di versi ini
adalah: ActiveX Data Objects (ADO) untuk memanipulasi dan membuat database.
Fitur Pengembangan Situs membawa kemudahan dalam penggunaan, model pemrograman
berbasis komponen dari Visual Basic untuk membuat HTML – dan Dynamic HTML
(DHTML) – berbasis aplikasi. Fitur-fitur baru ini — dikombinasikan dengan
optimisasi performansi, pengembangan aplikasi yang disederhanakan dan
debugging, dan dukungan untuk Microsoft teknologi server — membuat Visual Basic
versi 6.0 sebuah pilihan yang ideal untuk membangun aplikasi berskala
12.
2 September
1998: Visual Studio 6.0, solusi tool pengembangan lengkap berskala perusahaan
tersedia. Visual Studio 6.0 menyertakan Visual Basic versi 6.0, Microsoft
Visual C++®, Microsoft Visual FoxPro®, Microsoft Visual InterDev® Web, dan
Microsoft Visual J++®. Bersamaan dengan diluncurkannya Developer Days ’98,
lebih dari 115 perusahaan papan atas mengumumkan dukungan terhadap Visual
Studio 6.
13.
28 April 1999:
Lingkungan pengembangan VBA versi 6.0 dan Software Development Kit (SDK) VBA
(SDK) versi 6.0 tersedia bagi vendor perangkat lunak pihak ketiga melalui
program lisensi VBA. VBA 6.0 merupakan sebuah teknologi pengembangan yang
tangguh untuk aplikasi yang dikemas secara kostumais dan merupakan sebuah
komponen utama di Microsoft Office
14.
15 Februari
2000: Steve Ballmer, presiden yang baru saja ditunjuk dan CEO dari Microsoft
Corporation, berbicara kepada lebih dari 2.000 pengembang dalam pidatonya pada
Visual Basic Insiders Technical Summit (VBITS), menyatakan visi Microsoft
terhadap situs yang dapat diprogram dan memaksa kembali komitmen perusahaan
yang dalam terhadap para pengembang Visual
15.
11 Juli 2000:
Microsoft menyampaikan Tool Platform .NET untuk XML Web Services. Dalam
pidatonya yang ditujukan pada acara Microsoft Professional Developers
Conference (PDC) 2000 yang kedelapan, Paul Maritz, wakil presiden kelompok dari
Platforms Group di Microsoft, memperlihatkan Microsoft .NET Framework dan
Microsoft Visual Studio .NET. Ini merupakan versi terakhir dari perangkat
pengembangan yang digunakan di seluruh dunia, Visual Studio .NET menyediakan
dukungan untuk pengembangan drag-and-drop terhadap XML Web Services. Secara
bersama, kedua produk tersebut menyediakan produktivitas yang tinggi kepada
para pengembang, suatu lingkungan yang terdiri dari banyak bahasa untuk
pembangunan, pengantaran, dan pengintegrasian XML Web Services pada platform
Microsoft .
16.
13 November
2000: Microsoft mengumumkan kemampuan Visual Studio .NET versi Beta 1. Dalam
pidato acara COMDEX/Fall 2000, Bill Gates mengumumkan kemampuan versi beta
pertama Visual Studio.NET dan .NET Framework, dua teknologi kunci untuk
memungkinkan para pengembang membangun XML Web services pada platform .NET. XML
Web services merupakan aplikasi dan komponen yang dibuat tersedia melewati
situs dengan menggunakan XML dan Simple Object Access Protocol (SOAP), dan
kunci yang dapat diprogram untuk membangun generasi masa depan Internet.
Microsoft membuat Visual Studio .NET Beta 1 dan .NET Framework tersedia bagi
jutaan pelanggan dan rekanan
17.
13 Februari 2002: Microsoft mengumumkan
kemampuan dari Visual Studio .NET versi akhir.
Struktur Visual Basic
Agar dapat merancang
program dengan baik dan terarah kita harus mengenal terlebih dahulu struktur
pemrograman dalam Visual
Basic. Secara umum
struktur pemrograman Visual
Basic terdiri
atas dua bagian, yaitu :
1.
Bagian
Deklarasi Program
Bagian
ini merupakan bagian peletakkan semua deklarasi data yang akan digunakan.
Secara umum kata cadangan yang merupakan bagian dari deklarasi adalah :
·
Deklarasi Dim atau Dimention
Adalah kata cadangan yang sering dipakan untuk
mendeklarasikan variable yang
akan digunakan dalam Visual
Basic. Pendeklarasian
dengan pernyataan dim berlaku pada pemrograman modul,
program dan sub program.
·
Deklarasi Public
Public merupakan
pernyataan yang menggantikan global dalam Visual Basic. Pernyataan public
menyatakan bahwa semua variable yang dideklarasikan oleh pernyataan ini dapat
berlaku secara umum. Public merupakan pernyataan level modul,
artinya pernyataan ini pada dasarnya dideklarasikan pada sebuah modul.
·
Deklarasi Private
Private menyatakan
bahwa semua variabel yang dideklarasikan oleh pernyataan ini berlaku secara
khusus (private). Pernyataan private merupakan
pernyataan level sub_program, artinya pernyataan ini pada dasarnya
dideklarasikan pada sebuah sub_program.
·
Deklarasi Static
Static sering digunakan untuk satu
variabel agar tetap atau tidak berubah selama program dijalankan.
·
Deklarasi Const atau Constanta
Const atau constanta sering
dipakai pada bagian deklarasi untuk memberikan harga konstan pada suatu
variabel. Const merupakan pernyataan pada level
modul, artinya pernyataan ini pada dasarnya dideklarasikan pada modul.
·
Deklarasi Type
Type dipakai pada bagian deklarasi
untuk didefenisikan type data terdefenisi. Typemerupakan
pernyataan level modul, artinya pada dasarnya dideklarasikan pada modul.
2. Bagian
Pernyataan Program
Program pada bagian ini
ditulis pada jendela kode, jendela modul, maupun jendela sub-program. Program
pada bagian ini dapat memuat pemrogram pengendali saat (Even Driver Programming) yang merupakan kelebihan yang dimiliki Visual Basic.
a. Struktur Pengambilan Keputusan
Berikut ini adalah struktur
pengambilan keputusan didalam bahasa pemrogramman VISUAL BASIC:
1. If …
Then
Struktur ini digunakan untuk
mengeksekusi satu atau lebih perintah lyang menyatakan keadaan. Struktur if …
then dalam Visual Basic ditulis dalam dua cara:
– If <kondisi> Then perintah
(digunakan untuk perintah satu baris)
– If <kondisi> Then
Perintah
End if
2. If …
Then … Else
Struktur jenis ini mirip
dengan struktur if
… then, hanya saja
digunakan untuk banyak blok perintah. Standar penulisannya adalah:
If <kondisi> Then
{satu atau lebih pernyataan
program}
[ Else if <kondisi> Then
{satu atau lebih pernyataan
program}
[ Else
{satu atau lebih pernyataan
program}
End if
3. Select
case
Struktur jenis ini mirip
dengan struktur if
… then atau If … Then … Else, hanya saja digunakan untuk pemilihan dimana aksi yang akan
dilakukan hanya bergantu pada nilai dari satu macam variabel. Standar
penulisannya adalah:
Select case <kondisi yang dicoba>
Case <kondisi 1>
{satu atau lebih pernyataan
program}
Case <kondisi 2>
{satu atau lebih pernyataan
program}
End select
Visual Basic pertama kali akan menguji kondisi
pertama, jika bernilai salah (false)
maka akan diuji terus kondisi berikutnya sampai ditemukan kondisi yang bernilai
benar.
b. Struktur Perulangan
Struktur perulangan digunakan
untuk mengulang sebagian dari rutin, sehingga pemakai tidak perlu menulis ulang
rutin sebanyak perulangan yang diinginkan. Beberapa jenis struktur control
perulangan adalah sebagai berikut:
1. Do
… Loop
Stuktur ini digunakan untuk
mengulang sebuah blok perintah sampai jumlah tertentu. Untuk menghentikan
perulangan digunakan suatu kondisi tertentu. Nilai kondisi ini seperti halnya
pada struktur kontrol if … then, yang mempunyai hasil akhir berupa benar (true)
atau salah (false). Dalam hal ini struktur do … loop akan meneruskan perulangan
selana kondisi masih benar. Standar penulisannya adalah:
Do … White <kondisi>
Perintah
Loop
Bentuk lain dari struktur
do…loop adalah mengeksekusi dulu perintah, menjalankan pengujian diakhir
eksekusi. Dengan menggunakan perintah ini maka setidaknya blok perintah sudah
pernah dieksekusi. Penulisan rutinnya adalah:
Do
Perintah
Loop White <kondisi>
Dua alternatif lain dari
struktur kontrol perulangan dengan do…loop akan melakukan pengulangan jika
hasil pengujian salah.
Do Until <kondisi>
Perintah
Loop
Pada
struktur kontrol di bawah ini minimal eksekusi yang dilakukan pada blok
perintah adalah satu kali.
Do
Perintah
Loop Until <kondisi>
1. For
… Next
Pada struktur kontrol for…Next,
tidak perlu menuliskan sebuah kondisi untuk diuji oleh Visual Basic. Yang perlu
ditulis adalah nilai awal dan akhir variabel penghitung.
For Variabel =awal To akhir
(stel Pertambahan)
Perintah
Next (variabel)
·
For Each … Next
Struktur ini digunakan untuk
mengulang sekelompok atau sebagian perintah bagi tiap elemen pada suatu koleksi
objek. Struktur kontrolnya adalah: For Each elemen
in group
Perintah
Next Elemen
Komponen
Visual Basic
Beberapa
Fungsi Komponen-Komponen VB :
1.
Text
Box : Text box merupakan kontrol yang dipakai sebagai tempat
untuk mengisi maupun menampilkan data. Contohnya pada aplikasi penjualan ini
yaitu text box diisi dengan nama-nama stock barang yang akan disimpan ke dalam
database.
2.
Label :
Label merupakan kontrol yang dipakai sebagai tempat untuk menampilkan
keterangan.
3.
Command
Botton : Command button
merupakan kontrolyang dipakai sebagai tombol untuk melakukan sebuah proses.
4.
Combo
Box : Combo box merupakan kontrol yang dipakai sebagai tempat untuk
menampilkan daftar pilihan. Dengan combo box kita tinggal memilih pilihan yang
ada pada combo box tersebut.
5.
List
Box : List Box memiliki fungsi yang hamper sama dengan
combo box, yaitu menampilkan daftar. Perbedaannya, pada combo box hanya satu
pilihan yang terlihat sebelum combo box diklik, sedangkan pada list box dapat
menampilkan beberapa pilihan.
6.
Option
Botton : Option button berfungsi untuk menampilkan daftar pilihan.
7.
Frame : Frame berfungsi untuk mengelompokan kontrol-kontrol pada form
menjadi satu bagian.
8.
List
Box : Digunakan Untuk Menampilkan Daftar Pilihan Yang Bisa
Digulung.
9.
Hscroll
bar : Untuk Penggulungan Dengan Langkah Lebar Dengan
Indikasi Posisi Pemilihan Dlm Posisi Horizontal.
10.
Vscroll
bar : Untuk Penggulungan Dengan Langkah Lebar Mengindikasikan
Posisi Pemilihannya Vertical.
11.
Timer : Untuk
Penghitung Waktu Event Dalam Interval Yang Ditentukan.
12.
Drive
list box : Untuk Menampilkan Disk
Drive Yang Di Miliki Komputer.
13.
Dir
list box
: Menampilkan Direktori
Dan Path.
14.
File
list box
: Menampilkan Sebuah
Daftar File.
15.
Shape
: Untuk Memasang Kontrol
Yang Mampu Menghasilkan Sarana Agar Peamakia Bisa Menggambar Berbagai Bentuk.
Kelebihan Dan Kekurangan Visual Basic
Kelebihan
Dan Kekurangan Menggunakan Visual Basic
Ø Kelebihan
Menggunakan Visual Basic
Visual
Basic mempunyai banyak kelebihan dibandingkan Software/bahasa pemograman yang
lain. Dibawah ini adalah beberapa keuntungan tersebut:
Kurva
pembelajaran dan pengembangan yang lebih singkat dibandingkan bahasa pemograman
yang lain seperti C/C++, Delphi atau
bahkan PowerBuilder sekalipun. Menghilangkan kompleksitas pemanggilan fungsi
Windows API, karena banyak fungsi-fungsi tersebut sudah
di-"embeded" ke dalam syntax Visual Basic.
Cocok digunakan untuk mengembangkan aplikasi/program yang bersifat "Rapid
Application Development". Juga sangat cocok digunakan
untuk membuat program/aplikasi Bisnis. Digunakan oleh hampir semua
keluarga Microsoft Office sebagai bahasa Macro-nya, segera akan
diikuti oleh yang lain.
Dapat
membuat ActiveX Control.
Dapat
menggunakan OCX/Komponen yang disediakan oleh pihak ketiga ("third
party") sebagai "tool" pengembangan. Menyediakan
wizard yang sangat berguna untuk mempersingkat/mempermudah pengembangan
aplikasi
Mendekati Object Oriented Programming Dapat di-integrasikan dengan
Internet, baik itu pada sisi Client maupun pada sisi Serverm Dapat
membuat ActiveX Automation Server
Integrasi dengan Microsoft Transaction Server. Dapat menjalankan server
tersebut dari mesin yang sama atau bahkan dari mesin/komputer yang lain.
Ø Kekurangan/Kelemahan
Visual Basic
Walaupun Visual Basic mempunyai
banyak kelebihan, tetapi tetap saja mempunyai kekurangan/kelemahan. Kelemahan-kelemahan
ini sebenarnya disebabkan oleh keterbatasan Visual Basic dalam "mengambil"
fungsi-fungsi yang bersifat low-level yang berhubungan dengan Hardware maupun
Operating System (Windows) itu sendiri, antara lain:
File
Distribusi runtime-nya lebih besar dari kepunyaan C/C++.
Tidak
mempunyai fungsi-fungsi untuk mengambil feature-feature dari OS sebanyak C/C++.
Variabel dan Tipe Data Visual Basic.NET
Tipe data
merupakan suatu variabel digunakan untuk mengatur jenis data yang dibutuhkan
untuk menyimpan nilai2 didalam memory computer Pendeklarasian tipe data menggunakan
perintah As Contoh:
Dim jumlah As
Integer
Tipe data pada
visual basic terdiri dari: Integer è Angka String
è karakter Boolean è untuk nilai logika
Date è untuk tanggal
Object è untuk menyimpan data berupa obyek Currency
è tipe data untuk nilai mata uang Decimal è tipe data untuk bilangan
desimal Variant è Merupakan tipe data yang umum dimana semua
data dapat di tampung ke dalam variabel yang bertipe data ini. Jadi bila ada
suatu variabel yang deklarasinya tanpa menggunakan perintah As maka default
dari tipe data yang digunakan adalah variant
Contoh: Private
sub Form_Activate( )
Dim harga, jumlah,
Total_Harga …… …… End sub
Untuk
mendeklarasikan suatu variabel dalam visual basic untuk tipe data yang bukan
variant harus menggunakan perintah Private, Dim, Public atau Static Tipe
data buatan sendiri Selain tipe data yang sudah disediakan oleh VB kita dapat
membuat sendiri tipe data baru dengan mengambil salah satu atau beberapa
tipe data standar yang telah disediakan. Untuk pendeklarasian tipe data ini
digunakan perintah Type setelah kata Public atau Private Secara umum penulisan
tipe data ini Private Type ……
….. End Type Atau Public Type ….
….. End type Contoh: Private Type Data_Karyawan
Nama As String * 5
Alamat As String * 30 ….. End Type
Variabel Variabel merupakan suatu tempat dalam memori computer yang digunakan
untuk menyimpan sementara data-data yang dioperasikan. Beberapa syarat dalam
menuliskan nama suatu variabel:
·
Harus
dimulai dengan huruf abjad
·
Panjang
tidak boleh melebihi dari 255 karakter
·
Nama
harus unik atau tidak boleh sama dalam sebuah lingkup variabel Bentuk
penulisan: Dim namavariabel As tipevariabel
Contoh: Dim nama
As string * 5 Ruang lingkup variabel Ada tiga level yaitu level Lokal
(procedur), level form /modul, dan level global(aplikasi) Variabel local yaitu
variabel yang hanya digunakan dalam lingkup local atau procedure, variabel ini
pendeklarasiannya menggunakan perintah Dim, Private atau Static
Contoh: Private
sub command1_click( ) Dim Nip As Integer Dim Nama As String … … End sub
Variabel form/modul yaitu varibel yang hanya digunakan dalam lingkup form atau
pada objek general, variabel ini pendeklarasiannya menggunakan perintah Dim,
Private atau Static Variabel global yaitu variabel digunakan dalam lingkup
local dan Form, variabel ini pendeklarasiannya menggunakan perintah Public atau
Global Contoh Public Namasiswa As string Global Namasiswa As string Operator
Operator penugasan Operator ini digunakan untuk memasukkan data ke dalam suatu
variabel, operator ini biasa menggunakan tanda ( = ) Operator aritmatika
Operator yang digunakan untuk perhitungan matematika, operator ini biasa
menggunakan tanda ^, -, *dan /, + Operator pembanding Operator yang digunakan
untuk membandingkan satu nilai dengan nilai yang lain dan akan mendapatkan
hasil true (benar) atau false (salah), operator ini biasa menggunakan tanda =,
>,<,>=,<=, < > Operator logika Operator yang digunakan untuk
membandingkan satu nilai dengan nilai yang lain dan akan mendapatkan hasil true
(benar) atau false (salah), operator ini biasa menggunakan tanda and, or, not.
Batasan Data
dalam Visual Basic.NET
Data yang digunakan
dalam visual basic mempunyai batasan-batasan yang ditentukan oleh besarnya
tempat yang disediakan oleh penyimpanannya dalam memory. Adapun batasan-batasan
data tersebut dapat dilihat pada tabel berikut ini.
Tabel Type Data
Tabel Type Data
|
Jenis Data
|
Ukuran
|
Range/Batasan
|
|
Byte
|
1 byte
|
0 sampai dengan 255
|
|
Boolean
|
2 bytes
|
True atau False
|
|
Integer
|
2 bytes
|
-32, 68 sampai dengan 32, 767
|
|
Long (Long Integer)
|
4 bytes
|
-2, 147, 483, 648, sampai dengan
2, 147, 483, 647
|
|
Single
(Single-Precision-Floating-Point)
|
4 bytes
|
Negatif : -3,402823E38 sampai
dengan 1,401298E45
Positif : 1,4.1298E45 sampai dengan 3,402523E8 |
|
Date
|
8 bytes
|
1 Januari 100 sampai dengan 1
Desember 9999
|
|
Object
|
1 byte
|
Semua referensi object
|
|
String (Variable-Length)
|
10 bytes + panjang string
|
0 sampai kira-kira 2 milyar
|
|
String (Fixed-Length)
|
Sepanjang string
|
1 sampai kira-kira 65,400
|
|
Variant (with numbers)
|
16 bytes
|
Semua numeric sesuai batasan pada
jenis data double
|
|
Variant (with characters)
|
22 bytes + panjang string
|
Batasannya sama seperti panjang
variable string yaitu 0 sampai kira-kira 2 billion
|
|
User defined
(Menggunakan type) |
Sebesar elemen yang dibutuhkan
|
Setiap elemen sama batasannya
dengan jenis datanya
|

Tidak ada komentar:
Posting Komentar